Penerangan Kodim 0411/KM
Hari Ibu ke 97 Tahun 2025 Kota Metro dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045” diperingati di Gedung Sesat Agung Sai Wawai Metro Pusat. Selasa (23/12/2025)
Tampak hadir, Wakil Wali Kota Metro Dr. M. Rafieq Adi Pradana, Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini S.Sos,M.M., Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan,S.H.,M.I.P. diwakili Danramil 411-11/TB Kapten Czi Yatiman,S.H., Kapolres Metro diwakili Kasat Binmas Iptu Lisma.S.I.P., Kajari Kota Metro diwakili Kasi Intel Kejaksaan Metro Puji Rahmadhian.SH.MH., Ketua Pengadilan Negeri Metro Achmad Munandar,SH.MH. Staf Ahli Wali Kota Ir. Bangkit Haryo Utomo, Asisten Setda Kota Metro, Kepala OPD se-Kota Metro, Kepala OPD Wanita se- Kota Metro, Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Lampung Ny. Handjarita Gatot, Ketua Kici Lampung Ny. Ida Jaya, Ketua TP. PKK Kota Metro Eni Sumiati Bambang, Ketua Gow Kota Metro Ny. Nidia Irine Rafieq, Ketua Persit KCK Cabang XXXI Dim 0411/KM Ny. Dian Noval diwakili Ketua Ranting 12 Ny. Dinovita Yatiman, Ketua Bhayangkara Cab. Metro, Babinsa Kel. Imopuro Serma Lilik Gunarto.
Kegiatan peringatan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga menjadi panggilan bagi seluruh elemen bangsa - pemerintah, akademisi, pelaku usaha dan masyarakat - untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan, melindungi hak‑hak mereka, serta bersama‑sama mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Selamat Hari Ibu ke‑97, semoga semangat perempuan berdaya terus menginspirasi generasi mendatang.
Kegiatan disisipkan pula tentang laporan Ketua GOW, Sambutan Walikota Metro serta pemberian bantuan GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh), yakni sebuah organisasi sosial nirlaba yang didirikan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mendapatkan pendidikan dasar dan menengah, terutama untuk mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) di Indonesia dengan menyediakan kebutuhan sekolah seperti seragam, buku, dan perlengkapan lainnya. Gerakan ini digagas pada tahun 1996 untuk memastikan anak-anak Indonesia bisa menyelesaikan pendidikannya meskipun terkendala ekonomi keluarga. (DL)




No comments:
Post a Comment