Saturday, August 29, 2026
KODIM 0411/KM SAMBUT KUNJUNGAN PASIS DIKREG LXVIII SESKOAD DI WILAYAH LAMPUNG TENGAH
SEMARAKKAN HUT KE-79 KOREM 043/GATAM, KODIM 0411/KM DAN PERSIT KCK CABANG XXXI UNJUK KEPEDULIAN DALAM BAKSI SOSIAL DONOR DARAH
Friday, August 28, 2026
Perkuat Mitigasi Karhutla, Tim Satgas Mabes TNI Kumpulkan Data Taktis di BPBD Lampung Tengah
GUNUNG SUGIH, Tim Satuan Tugas (Satgas) Penyuluh dan edukasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Markas Besar TNI bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0411/Kota Metro menggelar kegiatan koordinasi taktis dan pengumpulan data di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat mitigasi bencana sekaligus langkah antisipasi Karhutla di wilayah teritorial.
Tim Satgas yang beranggotakan 10 personel gabungan perwira Tinggi dan menengah serta pertama, dipimpin oleh Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tony Kurniawan. Turut serta dalam rombongan Kolonel Inf Andi Kusworo, Kolonel Lek Putu Widiyantara, Kolonel Tek Iman Nugroho, Letnan Kolonel Laut (T) Marno, Letnan Kolonel Laut (KH) Hari Permana, Mayor Cke Taufiek, Mayor Inf Bagus, dan Mayor Cpm Zaenal. Rombongan didampingi Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0411/Kota Metro Kapten Inf Zaenuri serta Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kapten Czi Yatiman.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB ketika rombongan bertolak menuju Kantor BPBD Lampung Tengah. Kunjungan silaturahmi tersebut bertujuan menyelaraskan persepsi, menghimpun data titik-titik rawan Karhutla, sekaligus mempererat sinergi taktis antara TNI dan BPBD sesuai tugas pokok dan fungsi satgas.
Wakil Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, Kolonel Inf Andi Kusworo, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam penanggulangan bencana berlandaskan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025, khususnya ketentuan mengenai Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang mengatur tugas TNI membantu pemerintah daerah, termasuk dalam penanggulangan bencana seperti Karhutla.
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 merupakan revisi atas UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 20 Maret 2025 dan ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 26 Maret 2025. Revisi ini disusun untuk menyesuaikan pengaturan pertahanan negara dengan perkembangan ancaman geopolitik, militer, nonmiliter, dan hibrida, sekaligus mempertegas pelibatan prajurit dalam OMSP, termasuk tugas membantu pemerintah daerah menghadapi bencana alam dan kedaruratan lain di wilayah masing-masing.
“Kami mendorong pembentukan Satuan Kampung Bencana oleh BPBD di tingkat tapak, serta menekankan pentingnya motivasi berkesinambungan kepada masyarakat yang terlibat langsung, agar program pencegahan dan penanggulangan Karhutla berjalan optimal,” ujar Kolonel Inf Andi Kusworo.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Tengah, Riky, memaparkan gambaran umum wilayah kerja BPBD yang mencakup 28 kecamatan dengan dukungan 17 personel Satgas. Ia menyebut potensi bencana yang dominan di Lampung Tengah adalah angin puting beliung dan banjir, namun penanganan karhutla tetap menjadi perhatian serius instansinya.
“Dalam dua minggu terakhir, dinamika di lapangan cukup hangat terkait kejadian Karhutla di kawasan Taman Nasional Way Kambas, yang berbatasan antara Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur. Meski armada pemadam kebakaran daerah berada di bawah naungan Satpol PP, BPBD Lampung Tengah siap bersinergi penuh dengan instansi pusat maupun daerah,” kata Riky.
Sementara itu, Pasi Ops Kodim 0411/Kota Metro Kapten Czi Yatiman, yang mewakili Komandan Kodim Letnan Kolonel Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., menambahkan bahwa koordinasi yang melekat dengan instansi pemerintah daerah menjadi kunci untuk mendeteksi ancaman kebakaran sejak dini.
“Kunjungan ke BPBD Lampung Tengah ini menjadi langkah krusial untuk memetakan wilayah rawan secara presisi. Sinergi TNI dan BPBD adalah kunci agar respons penanggulangan Karhutla di lapangan berjalan cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.
Agenda pengumpulan data dan diskusi di BPBD berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Rombongan Tim Satgas selanjutnya menunaikan ibadah shalat Jumat berjemaah bersama warga di Masjid Jami Al-Karim, Kampung Terbanggi Besar, sebelum kembali ke Rumah Dinas Wakil Bupati Lampung Tengah sekitar pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. (DL)
Sosialisasi Karhutla Tim Mabes TNI di Kabupaten Lampung Tengah
KODIM 0411/KM GELAR PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H / 2026 M
Thursday, August 27, 2026
KODIM 0411/KM BERSAMA PERSIT KCK CABANG XXXI SEBAR KEBAIKAN DALAM BAKTI SOSIAL "KHIDMAT UNTUK NEGERI" DT PEDULI METRO
TIM PENYULUH KARHUTLA MABES TNI TIBA DI WILAYAH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
GUNUNG SUGIH, LAMPUNG TENGAH – Dalam rangka mengantisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menginjak musim kemarau, Komando Distrik Militer (Kodim) 0411/KM memonitor dan mendampingi langsung kedatangan Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati Lampung Tengah, Kecamatan Gunung Sugih, Kamis (27/08/2026).
Rombongan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang tiba pada pukul 11.15 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Toni Kurniawan. Turut mendampingi dalam rombongan Mabes TNI di antaranya Kolonel Lek Putu Widiyantara, Kolonel Tek Iman Nugroho, Kolonel Inf Andi Kusworo, Letkol Laut (T) Marno, Letkol Laut (KH) Hari Permana, Mayor Cke M Taufiek, Mayor Cpm Zaenal Makruf, Kapten Inf Zainuri, serta Kapten Inf Sukamto.
Kedatangan perwira tinggi dan jajaran perwira menengah Mabes TNI tersebut disambut hangat oleh jajaran perwira Kodim 0411/KM yang dipimpin oleh Danramil 411-12/Gunung Sugih Kapten Inf Suprobo, Pasi Ops Kodim 0411/KM Kapten Czi Yatiman, serta Pasilog Kodim 0411/KM Kapten Inf Rudianto. Setibanya di lokasi pada pukul 11.30 WIB, rombongan langsung melaksanakan transit dan Istirahat, Sholat, Makan (Ishoma) bersama jajaran terkait.
Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI di wilayah hukum Kabupaten Lampung Tengah merupakan langkah amat strategis dalam mendukung penuh upaya pemerintah pusat maupun daerah terkait pencegahan serta penanggulangan Karhutla secara dini.
Melalui giat asistensi dan penyuluhan ini, Tim Mabes TNI diamanahkan untuk memberikan pemahaman komprehensif, edukasi teknis, serta formulasi penanganan Karhutla kepada pemerintah daerah, aparat teritorial, dan masyarakat luas agar potensi bahaya kebakaran di kawasan rawan dapat diminimalisir serendah mungkin.
Kasdim 0411/KM Mayor Cke M Taufiek mewakili Dandim Letkol Inf Noval Darmawan,S.H.,M.I.P. menegaskan bahwa kedatangan tim dari Mabes TNI ini menjadi dorongan moral sekaligus penguat sinergitas antara TNI, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, dan instansi lintas sektoral dalam meningkatkan deteksi dini serta kesiapsiagaan teritorial.
"Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI merupakan wujud kepedulian Komando Atas terhadap keselamatan wilayah teritorial dari ancaman bencana asap dan kebakaran hutan/lahan. Kodim 0411/KM siap bersinergi mengawal serta mengimplementasikan petunjuk taktis di lapangan demi menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat Lampung Tengah," tegasnya.
Seluruh rangkaian monitoring kegiatan penyambutan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kehangatan soliditas TNI-Rakyat. (DL)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)











