Penerangan Kodim 0411/KM
Perwakilan Babinsa jajaran Kodim 0411/KM mengikuti sosialisai Bulog bertempat di Aula Pamungkas Kodim 0411/KM Jl. Veteran No. 53 Bd. 22 Kel. Hadimulyo Barat Kec. Mtero Pusat, Kota Metro. Senin (17/02/2025)
Tampak hadir dalam sosialisasi, Dandim 0411/KM Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman,S.I.P., Kasdim Wawan Cahya Gunawan,S.H., Manajer Pengadaan Bulog Prov. Lampung Harmaen Indra Pohan, Lisions Officer Arwandi dan Isman Husen, Pimpinan Cabang Bulog Metro Tri Novianti, para Perwira Staf, Danramil Jajaran dan perwakilan Babinsa tiap-tiap Koramil Jajaran Kodim 0411/KM.
Dalam sambutan, Dandim 0411/KM Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman,S.I.P., mengatakan, "Yang kami hormati Pimpinan Cabang bulog Kota Metro, kemudian kepada LO (Liaison Officer) selamat datang di Kodim 0411/KM, dengan adanya ini agar dicermati tugas kita kedepan agar tidak salah, kalau ragu tanyakan langsung, karena tuntutan kita kedepan untuk penyerapan gabah hasil panen petani maksimal. Diharapkan jagan sampe kita tidak paham untuk menjelaskan ke gapoktan," bukanya.
"Jadi kepada rekan-rekan Babinsa sekalian, ada gapoktan bisa berkoordinasi, karena dari bulog tidak bisa mengambil dari perorangan sistem kelompok, nanti ada gapoktan yang mau menjadi mitra bulog kita hanya mendampingi, ini merupakan menajalankan perintah Presiden Prabowo agar tercapai swasembada pangan nasional. Sekali lagi bertanya agar tidak terjadi mis komunikasi agar lancar dalam proses penyerapannya," pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut Pimpinan Cabang Bulog Metro Tri Novianti menambahkan, "Dengan perintah Bapak Presiden, pembelian gabah oetani sebesar Rp. 6500,00/perkilo, dengan itu kita harus terjun langsung ke desa-desa, dimana tugas bulog ada dua yaitu menjaga harga beras kemudian yang kedua kita menyetok untuk kepentingan beras nasional," ucapnya.
"Petani diharapkan bisa bermitra dengan bulog melalui gapoktan, selama ini kami sudah menyerap di Kab. Lamteng dan di beberapa wilayah, dari bapak-bapak Babinsa inilah yang bisa memberikan informasi dimana daerah atau lokasi yang panen, kemudian pastikan dulu apakah mau dibeli bulog dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah, apabila pasti baru kami turun kelapangan untuk mengecek hasil panennya baik basah ataupun kering membeli hasil panen nanti diarahkan hasil panen diarahkan ke pabrik mana yang diarahkan bulog disana baru ditimbang kemudian hasil timbangan itulah yang dibayar bulog dan biaya angkut sudah ditanggung bulog. Nanti pembayaran langsung ke rekening biaya gabah sama biaya angkut," jelasnya.
Selanjutnya Manajer Pengadaan Bulog Prov. Lampung Harmaen Indra Pohan memberikan sosialisasi tentang serapan gabah, "Jenis gabah yang dibeli bulog kualitasnya dari petani langsung jenis apapun, umur padi harus sesuai dengan ketentuannya usia panen, jangan sampai dengan harga Bulog bagus namun gabah belum waktunya panen, untuk itu diharapkan kualitas yang bagus agar dapat memberikan manfaat yang maksimal," ujarnya.
"Ini adalah tantangan kita bersama, dengan adanya itu kita bisa komunikasikan sehingga kita bisa memberikan jalan terbaik untuk mensukseskan program pemerintah. Dengan kerja sama ini diharapkan bisa menyerap maksimal," tandasnya. (DL)
No comments:
Post a Comment