Thursday, September 3, 2026

KORPORASI BERSINERGI MITIGASI KARHUTLA, TIM SATGAS MABES TNI SAMBANGI PT GGF TERBANGGI BESAR


LAMPUNG TENGAH – Tim Satgas Karhutla Mabes TNI didampingi Kodim 0411/KM terus memperluas jangkauan pencegahan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah rawan strategis. Kali ini, Satgas Mabes TNI menggelar Kunjungan Silaturahmi dan Diskusi Taktis bersama jajaran manajemen PT Great Giant Foods (GGF) di Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (03/09/2026) siang.


Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut difokuskan untuk memantapkan sistem koordinasi penanganan dini, pertukaran data titik api (hotspot), serta kesiapsiagaan tanggap darurat di area operasional industri agro besar tersebut.

Rombongan Tim Satgas Karhutla Mabes TNI dipimpin langsung oleh Ketua Tim (Katim) Satgas Karhutla Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung, didampingi Brigjen TNI (Mar) Toni Kurniawan, Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E. (Pamen Denmabesad), Kolonel (Lek) Putu Widiyantara, Kolonel (Tek) Imam Nugroho, Letkol Laut (T) Marno, Letkol Laut (KH) Hari DP, Mayor Cpm Zaenal Makruf (Irdavermat Itutben Itpuspomad), serta Mayor Inf Bagus Setiawan (Pasi Intel Dim 0410/KBL).


Turut mendampingi dari jajaran Kodim 0411/KM, Kasdim Mayor Cke M. Taufiek mewakili Komandan Kodim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., Danramil 411-11/Terbanggi Besar Kapten Czi Yatiman dan Pasi Inteldim 0411/KM Kapten Inf Zaenuri.

Kedatangan rombongan perwira Mabes TNI disambut hangat di markas PT GGF oleh Senior Manager Corporate Affairs PT GGF Hendri Tanujaya, Senior Manager Safety Health Environment (SHE) Arief Fatullah, Wakil Manager SHE Ilman Nur Ilias, Kabag External Relations Aris, serta Komandan Security Wiyoto.

Rangkaian acara diawali dengan pemutaran profil perusahaan, pembukaan, pengenalan sejarah operasional PT GGF, serta perkenalan jajaran personel Tim Satgas Karhutla Mabes TNI.


Dalam sambutannya, Katim Satgas Karhutla Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung menekankan bahwa kawasan industri agro yang luas seperti PT GGF memerlukan sistem kesiapsiagaan ganda demi mengantisipasi potensi Karhutla pada musim kemarau.

"Upaya pencegahan Karhutla tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kesiapsiagaan seluruh elemen. Perusahaan yang memiliki areal operasional luas wajib memiliki sistem deteksi dini dan mekanisme respon cepat. Kunci utamanya adalah komunikasi yang efektif dan cepat. Begitu ditemukan adanya indikasi atau titik api kecil, segera koordinasikan agar bisa dipadamkan sebelum meluas," tegas Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung.


Sementara itu, Senior Manager Corporate Affairs PT GGF Hendri Tanujaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan tim Mabes TNI dan Kodim 0411/KM. Ia menegaskan komitmen PT GGF dalam mendukung penuh program pemerintah dan TNI terkait kelestarian lingkungan.

"Kami berkomitmen penuh untuk terus melakukan langkah preventif, menyiagakan sarana prasarana pemadam, serta meningkatkan kewaspadaan di seluruh areal operasional perusahaan. Sinergi dan koordinasi berkala bersama TNI, Polri, dan Pemda sangat kami harapkan agar potensi bencana dapat ditangani secara tepat dan terpadu," ungkap Hendri Tanujaya.



Memasuki agenda inti, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif serta diskusi teknis membahas pemetaan wilayah rawan, kesiapan alutsista dan peralatan pemadam internal perusahaan, hingga penyusunan alur pelaporan cepat ke aparat Koramil maupun Babinsa terdekat. Diskusi berlangsung komunikatif, hangat, dan penuh keakraban.

Kunjungan silaturahmi Tim Satgas Karhutla Mabes TNI di PT GGF Terbanggi Besar ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir pada pukul 15.20 WIB dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif. (DL)

WADANSESKOAD TINJAU GIAT PASIS DIKREG LXVIII, SALURKAN SEMBAKO LANJUT BERI PENGARAHAN TANGGUH DI YONIF TP 848/SPC


LAMPUNG TENGAH – Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Wadanseskoad) Brigadir Jenderal TNI Ade Rony Wijaya, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja marathon di wilayah teritorial Kodim 0411/KM, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (03/09/2026).


Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan kegiatan sosialisasi/penyuluhan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad kepada elemen pemerintahan, dinas terkait, masyarakat serta pelajar wilayah Gunung Sugih, kemudian melaksanakan kegiatan penyaluran secara simbolis berupa penyerahan bantuan sosial sembako sebagai wujud komitmen TNI yang senantiasa hadir membawa manfaat di tengah rakyat.


Selanjutnya rombongan melanjutkan peninjauan Markas Yonif TP 848/SPC yang berada di area SMKN Unggul Terpadu, Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha.

Kedatangan Wadanseskoad turut didampingi oleh Sekorsis Seskoad Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Dosen Seskoad Kolonel Inf Deddy Wilman Sitanggang, S.I.P., M.H.I., Patun Seskoad Kolonel Inf Harry Eko Sutrisno, S.E., M.Si., M.Tr.(Han), Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., dan disambut oleh Danyonif TP 848/SPC Letkol Inf Dewa Gede Mahendra, Wadanyonif TP 848/SPC Kapten Inf Sahril Ramadan, serta jajaran Perwira Staf Kodim 0411/KM dan Yonif TP 848/SPC.


Pada kesempatan tersebut, Wadanseskoad disambut dengan jajar kehormatan prajurit, dilanjutkan dengan sesi foto bersama, serta menyaksikan atraksi ketangkasan fisik berupa penampilan calisthenics yang diperagakan dengan tangguh dan disiplin oleh para prajurit Yonif TP 848/SPC.


Kegiatan dilanjutkan dengan penerimaan paparan satuan dari Danyonif TP 848/SPC Letkol Inf Dewa Gede Mahendra terkait perkembangan operasional, pembangunan Markas Batalyon, serta pembinaan teritorial di wilayah Anak Tuha.


Dalam pengarahannya di hadapan seluruh personel Yonif TP 848/SPC, Wadanseskoad menyampaikan rasa bangga atas capaian satuan yang baru berdiri satu tahun tersebut namun telah mampu menunjukkan performa dan pemanfaatan potensi wilayah secara optimal.

"Yonif TP 848/SPC ini memang baru berjalan satu tahun, namun batalyon ini telah menjadi satuan percontohan karena mampu memanfaatkan potensi wilayah yang ada secara maksimal. Saya minta tolong prestasi dan karakter positif ini dipertahankan serta ditingkatkan," tegas Brigjen TNI Ade Rony Wijaya.


Wadanseskoad juga menekankan pentingnya menjaga mentalitas, moralitas, serta jiwa korsa prajurit agar terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran hukum yang merugikan diri sendiri maupun nama baik satuan.

"Negara menaruh harapan besar kepada Yonif TP 848/SPC. Tunjukkan bahwa kalian bisa dan jangan pernah ada pelanggaran sekecil apa pun—terutama judi online maupun asusila. Jangan pernah ada yang berputus asa atau mengambil tindakan fatal seperti bunuh diri. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, kunci utamanya adalah komunikasi yang baik dengan rekan maupun atasan di Batalyon untuk mencari solusi bersama," imbaunya dengan penuh ketegasan.

Mengakhiri pengarahannya, Wadanseskoad menitipkan keberadaan para Pasis Dikreg LXVIII Seskoad yang sedang melaksanakan penugasan lapangan untuk saling berinteraksi dan bertukar pengalaman sebagai calon-calon pemimpin masa depan TNI AD.


Sebelum meninggalkan lokasi Marshaling Area Yonif TP 848/SPC, Wadanseskoad menorehkan pesan dan kesan tertulis bagi seluruh prajurit: "Yonif TP 848/SPC merupakan satuan percontohan saat ini, pertahankan dan tingkatkan!"

Rangkaian monitoring dan peninjauan kunjungan kerja Wadanseskoad di wilayah Kodim 0411/KM berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta penuh kehangatan jiwa korsa. (DL)

Wednesday, September 2, 2026

TIM SATGAS MABES TNI GELAR SOSIALISASI PENCEGAHAN KARHUTLA DI PTPN 4 UNIT BEKRI


LAMPUNG TENGAH – Tim Satgas Karhutla Mabes TNI bersama Kodim 0411/KM melanjutkan langkah taktis pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan di PTPN 4 Regional VII Unit Usaha Bekri, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (02/09/2026).

Kegiatan edukasi dan pemantauan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini difokuskan untuk memantapkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan seluruh elemen manajemen dan pekerja perkebunan dalam mengantisipasi bahaya Karhutla di area vital perkebunan.


Rombongan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dipimpin langsung oleh Ketua Tim (Katim) Satgas Karhutla Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung bersama Brigjen TNI (Mar) Toni Kurniawan, Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E. (Pamen Denmabesad), Kolonel (Lek) Putu Widiyantara, Kolonel (Tek) Iman Nugroho, Letkol Laut (T) Marno, Letkol Laut (KH) Hari DP, Mayor Cpm Zaenal Makruf (Irdavermat Itutben Itpuspomad), serta Mayor Inf Bagus Setiawan (Pasi Intel Dim 0410/KBL).

Kehadiran Satgas Mabes TNI di wilayah teritorial Lampung Tengah ini didampingi langsung oleh Pasi Inteldim 0411/KM Kapten Inf Zaenuri dan Danramil 411-12/Gunung Sugih Kapten Inf Suprobo selaku pejabat yang mewakili Komandan Kodim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P.


Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Manajer PTPN 4 Regional VII Unit Usaha Bekri Oki Hermawan, didampingi Asisten Kepala Tanaman Radityo Dwi Nugraha, Masinis Kepala Gunawan, Asisten Personalia Heri Susanto, serta para Asisten Tanaman Rizky Rahadian dan Tugarno.

Dalam sambutannya, Katim Satgas Karhutla Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung menegaskan bahwa area perkebunan merupakan salah satu objek krusial yang memerlukan pengawasan ekstra terhadap ancaman Karhutla, terutama di musim kemarau.

"Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya merusak lingkungan, tetapi mengganggu kesehatan, keselamatan, dan melumpuhkan roda ekonomi. Dampak asapnya luar biasa. Oleh karena itu, langkah utama adalah pencegahan, jangan sampai kita baru bergerak setelah api membesar," tegas Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung.


Ia juga mengimbau jajaran manajemen perkebunan untuk memastikan seluruh peralatan dan personel di lapangan berada dalam kondisi siap siaga.

"Saya mengajak seluruh jajaran PTPN 4 Unit Usaha Bekri untuk terus meningkatkan pemantauan wilayah secara berkala, memastikan sarana dan prasarana pemadam kebakaran siap pakai, serta memperkuat koordinasi dengan Babinsa setempat. Hal kecil yang sepele bisa menjadi bencana besar jika kita lengah," lanjutnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pengantar materi oleh Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E., yang menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan PTPN 4 dalam menjaga stabilitas wilayah perkebunan dari bahaya kebakaran. Selanjutnya, pemaparan materi teknis penanggulangan dan mitigasi Karhutla disampaikan secara komprehensif oleh Kolonel (Tek) Iman Nugroho.


Usai sesi pemaparan materi, kegiatan dirangkaikan dengan sesi tanya jawab interaktif mengenai mitigasi titik api di lahan perkebunan, serta foto bersama. Manajer PTPN 4 Unit Bekri Oki Hermawan turut menyampaikan apresiasi dan siap bersinergi penuh dengan TNI demi menjaga keamanan wilayah operasional perusahaan dari ancaman Karhutla.

Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi dan penyuluhan Karhutla oleh Tim Satgas Mabes TNI di PTPN 4 Regional VII Unit Usaha Bekri selesai pada pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan tertib. (DL)

PASIS DIKREG LXVIII SESKOAD GELAR PENYULUHAN KARHUTLA DI KORAMIL 411-10/SEPUTIH MATARAM


LAMPUNG TENGAH – Dalam upaya memperkuat langkah preventif penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Tim Penyuluh Pasis Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Seskoad menggelar kegiatan Penyuluhan Bencana Karhutla bertempat di Makoramil 411-10/Seputih Mataram, Kampung Qurnia Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (02/09/2026).

Kegiatan edukasi dan penggalangan komitmen lingkungan yang dimulai sejak pukul 09.10 WIB ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai mitigasi Karhutla kepada jajaran Forkopimcam, aparatur kampung, instansi kesehatan, pertanian, serta tokoh masyarakat di wilayah Seputih Mataram dan Bandar Mataram.


Rombongan Tim Penyuluh Pasis Dikreg LXVIII Seskoad yang hadir terdiri dari Mayor Cku Arsenius Fransiskus Martua Sirait, S.I.P., Mayor Ckm Lutfi Hajri, A.Md.Rad., M.Tr.ID., Mayor Chk Dimmas Yudhit Rachmanto, S.T.Han., serta Mayor Cke Achmad Falani, S.Kom.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danramil 411-10/Seputih Mataram yang diwakili Kapten Inf Yatiman, Kapolsek Seputih Mataram AKP Junaidi, S.H., M.H., Camat Seputih Mataram Fran Doromes Alida, S.E., Camat Bandar Mataram yang diwakili Bapak Herisantoso, Kepala Puskesmas Seputih Mataram Ibu Marsinah, Kepala Puskesmas Jati Datar Ibu M. Prihatiningsih, S.ST., Kepala Puskesmas Sriwijaya dr. Gaby, Kepala BPP Seputih Mataram Bapak Enggalih Melatri, S.P., Kepala BPP Bandar Mataram, Kepala UPT Pengairan Seputih Mataram, para Kepala Kampung se-Kecamatan Seputih Mataram dan Bandar Mataram, Kasat Pol PP Seputih Mataram Bapak Samirin, serta jajaran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan personel gabungan Koramil serta Polsek Seputih Mataram.


Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pengumandangan Lagu Bangsa Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan Danramil 411-10/Seputih Mataram, sambutan perwakilan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, sambutan Camat Seputih Mataram, pemaparan materi teknis Karhutla, sesi tanya-jawab, penyampaian komitmen bersama, doa, foto bersama, serta penutup.

Dalam sambutannya mewakili tim, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad menekankan bahwa kelestarian alam merupakan anugerah Tuhan yang wajib dijaga bersama agar tidak berbalik menjadi ancaman bencana bagi kehidupan manusia.

"Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman yang sangat serius bagi kelestarian lingkungan, terutama di wilayah Lampung Tengah. Dampaknya dapat merusak ekosistem, memicu perubahan iklim, menurunkan kualitas udara, hingga mengancam keselamatan jiwa masyarakat yang bermukim di sekitar area rawan," papar perwakilan Pasis Seskoad.


Lebih lanjut dijelaskan bahwa sebagian besar Karhutla dipicu oleh faktor kelalaian manusia saat membuka lahan pertanian serta kondisi cuaca kemarau yang memicu kekeringan vegetasi.

"Oleh karena itu, mari kita bersama-sama memberikan edukasi kepada warga untuk tidak sekali-kali membuka lahan dengan cara membakar. Tingkatkan kewaspadaan terhadap sumber api, dukung petugas pemadam di lapangan, dan segera laporkan setiap temuan titik api kepada aparat Babinsa maupun Kepolisian terdekat agar dapat ditangani secara cepat sebelum meluas," tegasnya.

Di akhir sesi penyuluhan, seluruh peserta kegiatan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, para Kepala Kampung, dan tokoh masyarakat mengikrarkan komitmen bersama untuk mewujudkan wilayah Kecamatan Seputih Mataram dan Bandar Mataram yang bebas dari ancaman Karhutla.

Seluruh rangkaian kegiatan Penyuluhan Bencana Karhutla oleh Tim Pasis Dikreg LXVIII Seskoad di Koramil 411-10/Seputih Mataram selesai pada pukul 11.35 WIB dalam keadaan tertib, lancar, dan aman. (DL)

Tuesday, September 1, 2026

TIM SATGAS MABES TNI GELAR SOSIALISASI PENCEGAHAN KARHUTLA DI SMAN 1 TERUSAN NUNYAI


LAMPUNG TENGAH – Dalam rangka memperkuat mitigasi bencana lingkungan dan membina ketahanan teritorial sejak dini, Tim Satgas Karhutla Mabes TNI bersama Kodim 0411/KM menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bagi ratusan pelajar di SMA Negeri 1 Terusan Nunyai, Jalan Lintas Timur KM 84, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (01/09/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti secara antusias oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari para siswa-siswi, dewan guru, dan pengurus sekolah.


Rombongan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang hadir dipimpin oleh Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E. (Pamen Denmabesad), Kolonel Lek I Gusti Putu Widiyantara, Kolonel Tek Imam Nugroho, Letkol Laut (T) Marno, Letkol Laut (KH) Harida, serta Mayor Cpm Zaenal Makruf (Irdavermat Itutben Itpuspomad) dan Mayor Inf Bagus Setiawan.

Kehadiran Satgas Mabes TNI didampingi langsung oleh Pasi Inteldim 0411/KM Kapten Inf Zaenuri mewakili Komandan Kodim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Terusan Nunyai Dra. Ratna Wati, M.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Paulina, S.Pd., serta jajaran dewan guru.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pengumandangan Lagu Bangsa Indonesia Raya, pengumandangan Mars SMAN 1 Terusan Nunyai, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan, pemaparan materi edukasi Karhutla, sesi tanya jawab interaktif, doa bersama, dan foto bersama.


Dalam sambutannya, Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E. menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla merupakan bagian dari amanat Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI untuk membantu pemerintah daerah menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian ekosistem.

"Karhutla bukan sekadar masalah pohon yang terbakar. Dampaknya sangat masif—merusak ekosistem, memicu kabut asap yang merusak kesehatan paru-paru, menghentikan aktivitas belajar-mengajar di sekolah, hingga melumpuhkan perekonomian," tegas Kolonel Inf Andi Kusworo.

Lebih lanjut, ia menjelaskan alasan strategis TNI menyasar kalangan pelajar dalam program penyuluhan ini.

"Mengapa TNI memilih hadir di sekolah-sekolah? Karena adik-adik sekalian adalah agen perubahan. Lewat sosialisasi ini, kami ingin menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Kami berharap kalian bisa menjadi mata dan telinga kami di lapangan. Minimal ingatkan keluarga dan tetangga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan tidak membakar sampah tanpa pengawasan di lahan kering," lanjutnya.

Kolonel Inf Andi Kusworo juga mengimbau para siswa untuk tidak ragu melaporkan potensi bahaya kebakaran kepada pihak berwajib.

"Jika adik-adik melihat ada kepulan asap atau titik api di sekitar hutan atau lahan, segera laporkan kepada guru, orang tua, atau aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas terdekat agar bisa ditangani dengan cepat sebelum meluas. Bersama TNI, mari kita jaga hutan kita agar tetap hijau dan pastikan langit kita tetap biru bebas asap," pungkasnya.


Para siswa-siswi tampak sangat responsif mengikuti sesi materi dan tanya jawab. Edukasi interaktif yang diberikan memberikan pemahaman mendalam bagi para pelajar mengenai dampak hukum, kesehatan, serta ekologis dari bahaya Karhutla.

Seluruh rangkaian kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan Karhutla oleh Tim Satgas Mabes TNI di SMAN 1 Terusan Nunyai berakhir pada pukul 12.40 WIB dalam keadaan tertib, lancar, dan aman. (DL)



KUNJUNGAN PASIS DIKREG LXVIII SESKOAD DI BPBD KOTA METRO DALAM RANGKA PENGUMPULAN DATA STRATEGIS MITIGASI KARHUTLA


KOTA METRO – Komando Distrik Militer (Kodim) 0411/KM melaksanakan monitoring kegiatan kunjungan lapangan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Seskoad dalam rangka Pull Data (Pengumpulan Data Faktual) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bertempat di Kantor BPBD Kota Metro, Jalan Belida No. 16, Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Selasa (01/09/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.25 WIB tersebut bertujuan untuk memetakan kondisi riil, mengidentifikasi kendala lapangan, serta merumuskan langkah strategi pencegahan Karhutla secara komprehensif.

Kedatangan dua Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, yakni Mayor Arh Galih Maulana Saffri dan Mayor Inf Dedi Kurniawan, S.T.Han., disambut langsung oleh Plt. Kepala BPBD Kota Metro Arwansah, S.I.P., M.M., Danramil 411-15/Kota Metro Kapten Ctp Sujono Sutarman mewakili Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., Pasi Opsdim 0411/KM Kapten Czi Yatiman, Kasi Rehabilitasi BPBD Edy Wibowo, Kasi Pencegahan BPBD Junantri R., Kasi Kedaruratan BPBD Hendri Setyawan, serta jajaran staf BPBD Kota Metro.


Usai prosesi penyambutan, rombongan diarahkan menuju Aula BPBD Kota Metro untuk mengikuti sesi pembukaan dan penyampaian maksud kunjungan.

Dalam sambutannya di hadapan jajaran BPBD dan Kodim 0411/KM, Mayor Arh Galih Maulana Saffri menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan bahwa fokus utama penugasan Pasis di wilayah Sumatra ini adalah mengumpulkan data objektif mengenai dinamika Karhutla di lapangan.

"Penekanan Presiden RI menitikberatkan pada penguatan aspek pencegahan di samping penindakan. Untuk itu, pimpinan TNI menerjunkan Satgas dari Sesko TNI, AD, AL, dan AU. Bagi Pasis TNI AD, wilayah penugasan difokuskan di Sumatra guna menggali akar permasalahan serta alasan mengapa kejadian Karhutla kerap berulang," papar Mayor Arh Galih Maulana Saffri.


Lebih lanjut dijelaskan, data dan temuan riil di wilayah Kota Metro dan sekitarnya akan diolah menjadi dokumen strategi serta rekomendasi taktis.

"Hasil kajian dan wawancara bersama Kepala BPBD serta staf hari ini akan menjadi bekal utama kami dalam menyusun rekomendasi strategis yang nantinya disajikan langsung kepada Panglima TNI untuk diteruskan kepada Bapak Presiden RI sebagai bahan pengambil kebijakan nasional," tambahnya.

Sekitar pukul 11.40 WIB, para Pasis Seskoad bersama Plt. Kepala BPBD Kota Metro dan perwira pendamping bergerak menuju ruang kerja Kepala BPBD untuk melangsungkan koordinasi mendalam serta wawancara teknis terkait data potensi, peta kerawanan, dan sarana prasarana pencegahan bencana.

Adapaun rombongan Tim yang berada di wilayah teritorial Kodim 0411/KM antara lain, Dosen Seskoad Kolonel Inf Deddy Wilman Sitanggang, S.I.P., M.H.I. serta Perwira Penuntun (Patun) Kolonel Inf Harry Eko Sutrisno, S.E., M.Si., M.Tr.(Han). Rombongan membawa 15 Pasis Dikreg LXVIII Seskoad lintas korps, di antaranya Mayor Inf Setyo Adi Nugroho, S.T.Han., Mayor Inf Hanafi Harundana, S.T.Han., Mayor Cpn Muhammad Habib Wicaksono, S.T.Han., M.A., M.Han., Kapten Inf Muhammad Iqbal Yulandi, S.T.Han., Mayor Inf Dedi Kurniawan, S.T.Han., Mayor Inf Sony Teguh Bahtiar, S.T.Han., Mayor Arh Galih Maulana Saffri, Mayor Ckm Lufti Hajri, Amd.Rad., M.Tr.ID., Mayor Chk Dimmas Yudhit Rachmanto, S.T.Han., Mayor Cku Arsenius Fransiskus Martua Sirait, S.IP., Kapten Inf Brian Adiatma Mulyono, S.T.Han., Mayor Cba Dony Osmana Ramdani, S.ST., Mayor Cke Achmad Falani, S.Kom., Mayor Inf Adhita Sukma Yudhistira, serta Mayor Inf Sony Titi Waluyo, S.S.T.Han. (DL)

Monday, August 31, 2026

TIM MABES TNI DAN PASIS SESKOAD GELAR SOSIALISASI KARHUTLA SERTA KKL DI LAMPUNG TENGAH


GUNUNG SUGIH — Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menerima kunjungan kerja Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI serta rombongan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LXVIII Seskoad Tahun 2026 bertempat di Ruang BJW Nuwo Balak, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (31/08/2026).


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.Sos., didampingi Ketua DPRD Lampung Tengah Febriyantoni, S.E., M.M., Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., Wakapolres Lampung Tengah Kompol Heru Sulistiyanto, S.H., M.H., Kasi Intel Kejari Lampung Tengah Okky Deswan, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Asisten Pemerintahan dan Kesra Candra Puashati, Kepala BPBD Riki Agusta, Kasat Pol PP & Damkar Husnip, S.E., Pasiops Kodim 0411/KM Kapten Czi Yatiman, S.H., Pasi Intel Kodim 0411/KM Kapten Inf Zainuri, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Peternakan & Perikanan, dan Dinas Sosial Lampung Tengah.


Dalam sambutannya, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.Sos., menyampaikan apresiasi tinggi atas kedatangan tim dari Mabes TNI dan Seskoad. Ia menegaskan pentingnya edukasi dan pencegahan dini terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan.

"Karhutla adalah persoalan serius yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, hingga ekonomi. Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting agar Lampung Tengah tetap aman dan bebas dari bencana kebakaran lahan," ujar Plt. Bupati.


Sementara itu, Ketua Tim Satgas Karhutla Mabes TNI Brigjen TNI (Mar) Toni Kurniawan diwakili oleh Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung menjelaskan bahwa penugasan tim penyuluh Karhutla di seluruh wilayah Indonesia merupakan instruksi langsung dari Presiden RI yang ditindaklanjuti oleh Panglima TNI. Langkah ini mengedepankan edukasi dan pencegahan proaktif ketimbang penindakan pascabencana.

"Sekitar 90 persen kasus karhutla disebabkan oleh faktor manusia, baik kesengajaan maupun kecerobohan. Melalui kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini, kami ingin membangun kesadaran serta memperkuat pembentukan komunitas masyarakat peduli api di wilayah Lampung Tengah," ungkap Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung.


Pada kesempatan yang sama, Perwira Penuntun (Patun) Seskoad Kolonel Inf Harry Eko Sutrisno, S.E., M.Si., M.Tr.(Han)., membacakan amanat Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Anton Nugroho, S.D.M., M.A. Beliau menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terhadap para pasis yang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan. Para peserta akan melakukan pengumpulan data geografis, demografi, dan kondisi sosial guna mendukung penataan wilayah pertahanan negara serta pengabdian masyarakat.

Rangkaian acara ditutup dengan diskusi interaktif antara Tim Penyuluh Mabes TNI, Pasis Seskoad, dan jajaran Forkopimda Lampung Tengah. Selanjutnya, rombongan melanjutkan peninjauan lapangan dan sosialisasi Karhutla ke Desa Setia Budi, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI terdiri dari Brigjen TNI (Mar) Toni Kurniawan (Katim Satgas Karhutla), Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung, Kolonel Lek Putu Widiyantara, Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E. (Pamen Denmabesad), Kolonel Tek Imam Nugroho, Letkol Laut (T) Marno, Letkol Laut (KH) Harida, Mayor Cpm Zaenal Makruf (Irdavermat Itutben Itpuspomad) dan Mayor Inf Bagus Setiawan (Pasi Intel Dim 0410/KBL)


Sementara itu dari rombongan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad antara lain Kolonel Inf Deddy Wilman Sitanggang, S.I.P., M.H.I. (Dosen Seskoad), Kolonel Inf Harry Eko Sutrisno, S.E., M.Si., M.Tr.(Han) (Patun Seskoad), Mayor Inf Setyo Adi Nugroho, S.T.Han. (Pasis), Mayor Inf Hanafi Harundana, S.T.Han. (Pasis), Mayor Cpn Muhammad Habib Wicaksono, S.T.Han., M.A., M.Han. (Pasis), Kapten Inf Muhammad Iqbal Yulandi, S.T.Han. (Pasis), Mayor Inf Dedi Kurniawan, S.T.Han. (Pasis), Mayor Inf Sony Teguh Bahtiar, S.T.Han. (Pasis), Mayor Arh Galih Maulana Saffri (Pasis), Mayor Ckm Lutfi Hajri, A.Md.Rad., M.Tr.I.D. (Pasis), Mayor Chk Dimmas Yudhit Rachmanto, S.T.Han. (Pasis), Mayor Cku Arsenius Fransiskus Martua Sirait, S.I.P. (Pasis), Kapten Inf Brian Adiatma Mulyono, S.T.Han. (Pasis), Mayor Cba Dony Osmana Ramdani, S.S.T. (Pasis), Mayor Cke Achmad Falani, S.Kom. (Pasis), Mayor Inf Adhita Sukma Yudhistira (Pasis) dan Mayor Inf Sony Titi Waluyo, S.S.T.Han. (Pasis).

Untuk Penyambut & Undangan Forkopimda / Pemkab Lampung Tengah diantaranya Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.Sos., Ketua DPRD Kab. Lampung Tengah, Febriyantoni, S.E., M.M., Dandim 0411/KM, Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., Wakapolres Lampung Tengah, Kompol Heru Sulistiyanto, S.H., M.H. (Mewakili Kapolres), Kasi Intel Kejari Lampung Tengah, Okky Deswan (Mewakili Kajari), Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik, Asisten Pemerintahan & Kesra, Candra Puashati, Kepala BPBD Lampung Tengah, Riki Agusta, Perwakilan Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Lampung Tengah, Perwakilan Dinas Peternakan & Perikanan Lampung Tengah, Perwakilan Dinas Sosial Lampung Tengah, Kasat Pol PP & Damkar Lampung Tengah, Husnip, S.E., Pasiops Kodim 0411/KM, Kapten Czi Yatiman, S.H. dan Pasi Intel Kodim 0411/KM, Kapten Inf Zainuri serta Tamu Undangan. (DL)