Monday, April 29, 2019

DEKLARASI STBM KOTA METRO


Media Center Kodim 0411/LT

Pelda Suharsono Babinsa Koramil 411-16/Metro mewakili Danramil 411-16/Metro Kapten Arh Muhrim beserta Babinsa menghadiri Kegiatan Deklarasi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) bertempat di Aula Kec. Metro Pusat. Senin (29/04)

Hadir dalam acara tersebut Asisten 1 Kota Metro, Camat Metro Pusat, Kapolsek Metro Pusat, Danramil 411-16/Metro (diwakili), Ka Puskesmas Metro dan Yosomulyo, Lurah se-Kecamatan Metro Pusat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se Kec. Metro Pusat serta Tokoh-tokoh masyarakat Kota Metro.



Penyelenggaraan STBM itu sendiri bertujuan untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Dengan terbitnya PerMenkes No 3 tahun 2014 ini maka KepMenkes No 852 tahun 2008 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pemerintah Daerah Kota Metro harus besinergis bersama Forkopimda untuk menyelenggarakan Sanitasi ini, dimana Sanitasi adalah usaha untuk membina dan menciptakan suatu keadaan yang baik di bidang kesehatan, terutama kesehatan masyarakat. (DL)


Saturday, April 27, 2019

Personel Kodim 0411/LT Tetap Kawal Hasil Perhitungan Suara









Bangun 6.000 rumah, Wujud Komitmen TNI AD Sejahterakan Prajurit dan PNS


Media Center Kodim 0411/LT

JAKARTA,tniad.mil.id – Sebagai wujud komitmen dalam memberikan kesejahteraan bagi prajurit dan PNS serta keluarganya, TNI AD membangun sekitar 6.000 rumah non dinas, termasuk diantaranya 150 rumah yang diresmikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa di Perumahan Green Kartika Residence  Cibinong, Kabupaten Bogor sore tadi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam rilis tertulisnya di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Diungkapkan Kadispenad, pengadaan perumahan dengan sistem KPR Swakelola Tahap V oleh Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP) ini diharapkan dapat memberikan banyak kemudahan kepada prajurit dan PNS AD (Personel TNI AD) untuk memiliki rumah pribadi dengan biaya dan angsuran yang terjangkau. 

“Ini merupakan salah satu wujud dari komitmen dan impelementasi Reformasi Birokrasi TNI AD dan telah dimasukkan dalam Road Map bidang personel (TA. 2015-2019), khususnya hal pemenuhan kesejahteraan personel TNI AD di bidang perumahan non dinas,” ungkap Candra.

“Diharapkan, saat pensiun nantinya tidak ada lagi personel TNI AD yang memiliki permasalahan rumah seperti yang selama ini kita dengar,” imbuhnya.



Lebih lanjut Candra menjelaskan bahwa permasalahan perumahan bagi personel TNI AD sangatlah krusial, karena tidak hanya menyangkut tentang kesejahteraan semata namun juga harus bisa menjamin kesiapsiagaan operasional satuan yang harus dapat digerakkan setiap saat.

“Dikarenakan (jumlah rumah dinas) terbatas, banyak personel kita (TNI AD) yang masih menyisihkan gajinya untuk membayar kontrakan agar dapat tinggal di sekitar kantornya. Ini tidak hanya di satuan dinas atau jawatan saja namun juga di satuan-satuan operasional,” tegasnya.

“Kini permasalahan tersebut secara bertahap telah diurai melalui pembangunan rumah dinas dalam bentuk Rumah Susun (Rusun) di sekitar kesatrian atau kantor dan juga Rumah Swakelola seperti yang baru diresmikan tadi oleh Kasad,” tambah Candra.

Untuk diketahui, kata Candra, hingga saat ini masih banyak personel TNI AD yang belum memiliki rumah non dinas, baik personel yang baru maupun yang telah lama dinas.

“Kebijakan internal TNI AD ini berlaku juga kepada personel dengan masa kerja  0 s.d. 10 tahun. Bahkan mereka wajib mengambilnya, baik dalam bentuk rumah yang dikembangkan oleh BP TWP maupun dalam bentuk pinjaman. Intinya, saat pensiun nantinya, sebagaimana disampaikan tadi, personel kita sudah punya rumah yang layak huni,” tandasnya.

“Secara nasional, dari 6.000 unit rumah yang akan dibangun sampai tahun 2019, saat ini baru 5.300 unit yang sudah selesai. Sedangkan Perumahan Green Kartika Residence Cibinong yang dibangun di atas lahan seluas ± 3,7 Ha ini dibangun 150 unit bagi personel TNI AD dari mulai tipe 36A, 36B, 45 dan 46,” sambungnya.



Sedangkan untuk pembayarannya, menurut Candra menggunakan sistem potong gaji dan dikerjasamakan dengan Bank BRI serta dapat dimonitor melalui aplikasi berbasis Android.

“Jadi, setiap orang dapat melihat secara reall time, pembayarannya. Kita lakukan terobosan ini agar lebih transparan, baik kepada BP TWP sendiri maupun bagi personel atau keluarganya, dan potongan bervariasi sesuai dengan jenis rumah dan lama waktu pinjaman,” ungkap Kadispenad.

“Bagi yang mengambil uang dan menyerahkan agunan, Tamtama dan Bintara maksimal Rp 150 juta, Perwira Pertama ( Letda s.d. Kapten) maksimal Rp 190 juta, serta Perwira Menengah (Mayor s.d. Kolonel sebesar Rp 250 juta rupiah. Sedangkan PNS disesuaikan dengan golongan kepangkatan,” pungkasnya.

Pada acara acara peresmian tersebut selain Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han), Dirkuad Brigjen TNI Temas.S.Sos.,M.M., Direktur Pembiayaan BP TWP Brigjen TNI Sujaryadi,  Danrem 061/SK Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya, Dirut PT Karya Hiraki Pratama  Mufrian serta tamu undangan lainnya, turut hadir mantan Kasad Jenderal TNI (Purn) Mulyono. (Dispenad)

Thursday, April 25, 2019

Studi Banding Sistem Pertahanan, NDU Pakistan Kunjungi Mabesad


Media Center Kodim 0411/LT

JAKARTA - tniad.mil.id,-Selain membangun kemitraan bilateral militer, dalam kunjungannya ke Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), delegasi National Defense University (NDU) Pakistan juga melaksanakan studi banding tentang Sistem Pertahanan Nasional Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya setelah acara penerimaan delegasi NDU Pakistan bersama dengan Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto di Mabesad, Jakarta, Rabu (24/04/2019).

Diungkapkan Kadispenad, delegasi NDU Pakistan yang dipimpin oleh Mayjen Ayman Bilal Safdar terdiri dari dua orang Perwira Tinggi, 2 Perwira berpangkat Kolonel dan 14 siswa NDU berpangkat Letkol dan Kolonel, diterima oleh Aspers Kasad yang didampingi oleh beberapa orang perwakilan dari Staf Umum Angkatan Darat di ruang tamu Hublu Spamad Mabesad.

“Ini merupakan momen yang pertama kali dilakukan antara NDU Pakistan dengan TNI AD, setelah terbangunnya kerja sama bilateral militer antara TNI AD dengan Angkatan Darat Pakistan yang dirintis pada awal tahun 2019,” ujar Candra Wijaya.

Sebelumnya, menurut Candra Wijaya, selain mengirimkan perwira masing-masing untuk tugas belajar di kedua negara, pada awal April yang lalu kedua Angkatan Bersenjata telah melaksanakan Latihan Bersama (Latma) Elang Strike 2019 yang diikuti oleh Kopassus dan Pasukan Khusus Pakistan di Pusat Latihan Anti Teror  (National Counter Terrorism Center) di Pabbi, Pakistan.

“Oleh karenanya, kedatangan dari delegasi NDU ini merupakan kunjungan kehormatan bagi TNI AD,” tegas Candra Wijaya.

“AD Pakistan tidak hanya membangun kemitraan secara protokoler semata, namun juga mereka ingin secara bersama menggali dan saling bertukar pengalaman dan pengetahuan tentang sistem pertahanan di Indonesia dan negaranya,” tambahnya.

Dalam diskusi yang berlangsung dengan penuh keakraban, baik Ketua Delegasi NDU Pakistan maupun Aspers Kasad berkehendak untuk saling meningkatkan kerja sama bilateral secara lebih intens, baik di bidang pendidikan maupun latihan.

“Tugas belajar yang selama ini masih berupa pendidikan pengembangan umum, akan ditingkatkan sampai kuliah di NDU di Islamabad Pakistan, atau setingkat Lemhannas di Indonesia. Kesempatan ini tentu harus kita sambut baik dan ke depan akan dirancang program-program antar kedua Angkatan Darat ini yang bersifat saling menguntungkan dan selaras dengan kebijakan Pertahanan Indonesia khususnya TNI/TNI AD,” tegasnya.



Lebih lanjut Candra Wijaya menjelaskan bahwa kedua belah pihak  memiliki pandangan yang sama tentang perlunya penguatan dan peningkatan kerja sama bilateral militer.

“Seperti yang disampaikan oleh Aspers Kasad maupun Ketua Delegasi NDU Pakistan, pada dasarnya kerja sama bilateral militer antara kedua pihak tidak terlepas dari kebijakan politik luar negeri dan pertahanan kedua negara,” ucapnya.

“Khususnya terkait dengan memperluas kemitraan strategis dalam menghadapi ancaman global, serta mewujudkan keamanan dan perdamaian di kawasan,"  pungkas Candra Wijaya.

Sebelum melaksanakan studi banding ke Mabesad, delegasi NDU Pakistan juga telah melaksanakan studi banding di Lemhannas, Kemhan, Mabesal dan Mabesau. (Dispenad).

Wakasad : Lomba Tembak AARM 29/2019, Harga Diri dan Martabat Bangsa


Media Center Kodim 0411/LT

JAKARTA - tniad.mil.id,- Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman menegaskan bahwa penyelenggaraan lomba tembak Asean Armies Rifle Meet (AARM) 29/2019 merupakan suatu kehormatan bagi TNI AD sekaligus membawa harga diri dan martabat bangsa Indonesia. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Diungkapkan Kadispenad, sebagai bentuk komitmen TNI AD terhadap kelancaran lomba tembak AARM 29/2019 yang akan dilaksanakan di Indonesia, Wakasad dan rombongan melaksanakan peninjauan secara langsung kesiapan pembangunan sarana dan prasarananya di Pusat Pendidikan Infanteri  (Pusdikif)  Cipatat, Jawa Barat.

"Wakasad beserta rombongan tiba di Cipatat menggunakan Helly  TNI AD dan disambut oleh Danpussenif Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso selaku Ketua Panitia Penyelenggara AARM tahun ini," ujar Candra Wijaya.

"Lomba tembak yang akan diikuti oleh 10 negara ASEAN pada tanggal 10 - 27 November 2019, pertama kali  dilaksanakan di Cipatat," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, lanjut Candra Wijaya, Wakasad menekankan agar masing-masing satuan yang terkait agar terlibat secara total dan profesional.

"Dihadapkan dengan cuaca seperti saat ini,  Wakasad berharap, para pejabat teras TNI AD yang ikut dalam rombongan peninjauan untuk lebih bekerja keras dan  memanfaatkan waktu yang ada untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan yang masing belum selesai," terangnya

"Beliau juga menegaskan bahwa ajang bergengsi ini, tidak hanya membawa nama baik TNI AD namun juga harga diri dan martabat bangsa Indonesia," imbuh Candra Wijaya.

Sebelum kembali dari peninjauan, menurut Candra, Wakasad mengingatkan kepada seluruh yang hadir bahwa semua harus mampu membuktikan kepada para peserta maupun rakyat Indonesia, jika TNI AD tidak hanya mahir dalam meraih juara namun juga piawai dalam menyelenggarakan event  internasional.

"Selain itu, Wakasad ingin penyelenggaraan nantinya betul-betul profesional dan jangan sampai ada kontingen dari negara peserta yang merasa tidak nyaman ataupun tidak dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya," tegas Candra Wijaya.

"Termasuk beliau meminta agar Media Center  yang dibangun harus dapat digunakan secara optimal, tidak hanya sebagai pusat informasi yang dapat menyajikan hasil maupun kegiatan pertandingan secara cepat, tepat, dan akurat namun juga dapat digunakan oleh media maupun kontingen peserta secara optimal," pungkasnya. (Dispenad)

Tuesday, April 23, 2019

DANDIM 0411/LT DAN KETUA PERSIT KCK. CAB XXXI HADIRI PERINGATAN HARI KARTINI KE-140 DI KOTA METRO







Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhannudin,S.E.,M.Si
dan Ketua Persit KCK Cabang XXXI  Dim 0411 Koorcab Rem 043
Ny. Eka Pratiwi Burhannudin
hadiri peringatan Hari Kartini ke-140 di Kota Metro. 

Peringati Hari Kartini TK Kartika II-29 adakan Gebyar Kreaktifitas Anak ke-7


Media Center Kodim 0411/LT. 

Mengisi peringatan Hari Kartini, TK Kartika II-29 Metro mengadakan gebyar kreatifitas anak ke-7 di Gedung Sekolah TK Kartika Asrama Kodim 0411/LT mengangkat tema  "Dengan semangat hari Kartini kita tingkatkan kreativitas dan disiplin anak sejak usia dini ". Selasa (23/04)


Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdim 0411/LT Mayor Inf Ucok Namara (mewakili Dandim), Wakil Ketua Persit KCK Cabang XXXI Koorcab Rem 043 Ny. Bareta Ucok Namara (mewakili Ibu Ketua), Pengurus Persit, Kepala Sekolah TK Kartika II-29 Metro Sri Mulyani, S.Pd., Kepala sekolah TK Kartika II-30 Punggur Yuliati,S.Pd.AUD, dan Siswa-siswi TK Kartika 40 orang beserta wali murid mengawali kegiatan dengan menampilkan Drum Band Siswa-siswi Tk Kartika dilanjutkan sambutan Wakil Ketua Persit KCK Cab. XXXI kemudian simbolis pelepasan jalan-jalan siswa-siswi TK Kartika untuk keliling Kota Metro.

Setelah kembali kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah TK Kartika II-29 kemudian ditutup dengan doa.

Acara meningkat pada Kegiatan Tari Kreatif Anak TK Kartika di awali dengan menampilkan Tari Sigeh Pengunten yang merupakan salah satu Adat Lampung sebagai simbolis penghormatan dalam menerima tamu , pembagian piala lomba melukis terbaik oleh Ketua Cabang Persit KCK yang di wakili oleh Wakil Ketua Ny. Bareta Ucok Namara menjadi penghias semarak kegiatan tersebut

Selanjutnya pembagian piala terbaik lomba Drum Band oleh Kasdim 0411/LT serta pembagian piala  Lomba tari terbaik oleh Kepala Sekolah TK Kartika II- 29 Metro dan Kepsek TK Ii- 30 Punggur.

Pembagia door prise semakin memeriahkan gebyar kreaktifitas ini, Pengurus Persitpun ikut andil dalam membagikannya, akhirnya Tari Bedana Lampung menjadi pamungkas penutup keceriaan mengisi Hari Kartini di TK Kartika II-29 Metro. (DL)